Skip to main content

Chapter 02 | Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei

  ====================


02 - Keseharian Sebagai Penyihir Bayangan

 
Mimpi. Aku bermimpi tentang masa yang sudah hilang ditelan waktu.
Sudah sepuluh tahun sejak Aku, Ars Wilzard, mengawali pekerjaanku sebagai penyihir di dunia bayangan.
Jika Ayahku tidak memungutku di hari itu, Aku yakin Aku pasti sudah mati membeku dalam udara dingin musim itu.

"Ah! Jangan mendekat! Menjauh dariku!!"

Tidak peduli waktu maupun tempat.
Dimana ada bau darah dan asap, disitulah tempatku bekerja.

Seperti mesin, Aku menarik pelatuk senjataku dan terus menembakkan peluru ke penyihir musuh.

"Oi! Seseorang, hentikan dia!"
"Gila...! Bagaimana dia bisa bergerak seperti itu?"

Ayah mengajarkan jalan hidup yang baru padaku, yaitu membunuh orang yang wajah dan namanya tak kukenal, sesuai perintahnya.

Inilah kota gelap, 《Parakenos》.
Melindungi keamanan kota yang penuh dengan hasrat negatif manusia ini adalah tugas kami, Guild Penyihir 《Nameless》.

"Heh, tidak kusangka Aku bisa terpojok secepat ini."

Setelah melumpuhkan semua penjaga, Aku sampai di tempat terdalam persembunyian musuh, dan targetku kali ini adalah...

Gregory Scanner. 38 tahun. Pria.

Bangsawan bintang-dua yang terlibat dalam bisnis ilegal perdagangan manusia.
Dia sudah pernah ditangkap empat kali, tapi dia selalu berhasil lolos dari hukum dengan menggunakan uangnya.
Dia adalah penjahat yang tak bisa dikekang oleh hukum.
Seseorang yang lebih dari cukup untuk menjadi target organisasiku.

"Aku sudah dengar tentang dirimu. Kau 《Night Hawk》, kan?"

Duduk di sofa, pria itu dengan santainya menyalakan rokoknya.

"Burung yang tak pernah meninggalkan jejak. Dia dipanggil begitu karena cepat dan lebih tenang daripada siapapun saat membunuh, dan juga, selalu menghilang setelah mengerjakan tugasnya. Seorang pembunuh kerajaan."

Bicaranya fasih, seakan benar-benar memuji.

Aku tidak suka dipanggil 《Night Hawk》—sebuah nama untuk burung kematian.
Bukan maksudku juga untuk sengaja membunuh mereka dengan tenang.
Tetapi memang Aku sedang melakukan pekerjaanku dengan sungguh-sungguh saat mereka memanggilku begitu.

Lagi pula, pembunuh terbaik adalah mereka yang melakukan pekerjaan mereka tanpa diketahui siapapun.
Kalau sampai dapat nama samaran seperti itu, kurasa keahlianku masih belum cukup.

"Yaah sialnya diriku, kalau sampai 《Night Hawk》 muncul didepanku, tidak mungkin Aku bisa kabur. Cepat, bunuh Aku dengan semua keahlianmu."

Orang ini, bisa saja aktingnya.

Dari awal Aku masuk ke ruangan ini, ada perasaan tak nyaman yang menyelimutiku.
Tingkat keamanan di sekitar bangunan ini sangatlah lemah untuk sekelas bangsawan yang dikejar oleh organisasi seperti dia.

"Kakaka! Kau pikir Aku akan bilang begitu? Tidak mungkin! Sialan!"

Sesuai yang kuduga, ada beberapa orang yang bersembunyi menunggu sinyal darinya.
Mereka memang bersembunyi dalam ruangan dengan baik, tapi tidak dapat menyembunyikan niat membunuh yang keluar dari diri mereka.

Aktifkan Sihir — 《Perkuat Pertahanan》

Kuputuskan untuk menggunakannya sebagai perisai sederhana, membiarkan kekuatan sihir mengalari ke jaket yang kugunakan.
Jaket spesial ini diberikan padaku oleh organisasi.
Mantel hitamnya, yang dianyam dari bulu-bulu sayap makhluk Gryphon yang langka, sempurna dalam segi ketahanan dan dapat mengalirkan kekuatan sihir dengan lancar.

"Dengan begini, mereka takkan bisa menyentuhku."

Dari semua sisi, badai peluru berterbangan dan menghujani diriku.
Dengan cepat, ku buka jaket dan topeng yang kupakai, sembari menghindari semua peluru yang datang ke tubuhku.

"Gahaha! Berhasil! Pembunuh legendaris 《Night Hawk》 berhasil kubunuh, dan akan membuat namaku terkenal seantero dunia!"

Ah, begitu.
Jadi itu alasan mengapa Aku bisa masuk kesini dengan mudah. 

Tapi, sayang sekali.
Kalau dia tertipu dengan jebakan yang seperti ini, dia takkan bisa bertahan di dunia bayangan selama 10 tahun.

"Agh! "Fugu! "Gu-hhhhhh"

Setelah menghindari serangan musuh, Aku memulai serangan balik dengan senjata api di tanganku.

Tidak perlu sihir yang terlihat keren untuk membunuh seorang manusia.
Kalau tertembak dengan biji timah berukuran 9mm, kebanyakan manusia akan mati.

"Haa... Tidak mungkin... Kenapa..."

Saat debu yang memenuhi ruangan ini menghilang dan pandanganku kembali lebih jelas, Aku melihat wajahnya yang pucat dan dipenuhi keputus asaan.

Pria yang terjebak tersebut memulai perlawanan terakhirnya dengan pistol yang dia sembunyikan dibawah mejanya.

Tetapi, kalau sudah terpojok seperti ini, tidak ada artinya bagi dia untuk melawan.

"Sial! Siaaaal, aaaaahhh!"

Peluru kembali berterbangan dalam ruangan, menembus tembok, tanpa bisa mengenai tubuhku.

Selesai sudah.

Kuhampiri dia dan setelah kutendang pistol dari tangannya, kuarahkan senjata apiku ke kepalanya.

"Kau... masih bocah!?"

Dia mengatakan itu, setelah melihat wajahku dari dekat.

Maaf, tapi Aku memang masih anak-anak.
Aku sudah mengerjakan semua ini sejak umurku 5 tahun.

Aku tak salahkan mereka kalau perbedaan umur asliku dengan bayangan mereka berbeda, hal itu... tidak bisa dielakkan lagi.


====================

Sebelumnya | Daftar isi | Selanjutnya

Comments

Popular posts from this blog

"Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei" (The Irregular of the Royal Academy of Magic) terjemahan bahasa Indonesia.

  Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei ~ Hinkon-gai (Suramu) Agari no Saikyo Maho-Shi, Kizoku-darake no Gakuen de Muso Suru ~ (The Irregular of the Royal Academy of Magic ~The Strongest Sorcerer From the Slums is Unrivaled in the School of Royals ~) RAW:  https://kakuyomu.jp/works/1177354055173714996 "Sihir." Sebuah misteri suci yang hanya dapat digunakan oleh mereka yang terpilih. Suatu hari, seorang anak dari daerah kumuh bernama Ars menyadari bahwa dia memiliki kekuatan untuk menggunakan sihir. Seorang penyihir bernama Genos Willzard mempelajari bakatnya dan membesarkannya, mengubahnya menjadi pembunuh terbesar. Suatu hari, Genos memberinya perintah: Untuk mendaftar di Akademi Sihir ...!? _______________________________________________ Rilisan terakhir 01 - Anak Terkutuk 02 - Keseharian Sebagai Penyihir Bayangan 03 - Buffalo   04- Saran dari Ayah   05 - Insiden di Gerbang Sekolah  06 - Pemanasan Sebelum Ujian   07 - Dua Gadis 08 - Meritokrasi Palsu 09 - Sihir...