Skip to main content

Chapter 04 | Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei

  ====================


04 - Saran dari Ayah


Jadi...

Setelah menyelesaikan tugas, kuputuskan untuk pergi ke bar tempat ayah menunggu untuk melaporkan hasil dari misiku.

【Bar Petualang "Yggdrasil"】

Bar ini tersembunyi dalam gang Kota Gelap, dan disinilah tempat organisasi kami sering berkumpul.

"Hey Ars, Kerja bagus! Akhir-akhir ini kau sigap juga ya?!" [Ayah]

Sesampainya di bar, Ayah memegang pundakku dan berbicara dengan mulutnya yang penuh dengan bau alkohol.

Heh, dia sudah mabuk.

Genos Wilzard, adalah nama si pria tua yang tertawa sambil memegang segelas alkohol ditangannya.

Memang kami tidak ada hubungan darah, tapi di kartu keluarga dialah ayahku.

"Kudengar para atasan kesusahan untuk mengurusi targetmu itu. Aku yakin mereka pasti senang mendengar berita ini." [Ayah/Genos]

"Ya, baguslah." [Ars]

Tugas ayahku adalah sebagai penengah, menghubungkan organisasi dengan kliennya dalam staf pemerintahan.

Kudengar dia dulunya dijuluki sebagai 《Golden Lion》 dalam organisasi, tapi dia sudah menjauh dari misi sejak Aku masuk kedalam Guild, seperti menggantikan posisinya.

"Kau pasti lapar, kan? Restoran ini punya makanan terlezat di sekitar sini. Cobalah, kau masih muda, makanlah sampai perutmu penuh!" [Ayah/Genos]

Ini adalah kebiasaan ayahku, menawarkan daging mentah setiap Aku menyelesaikan misiku.

Aku sih tidak keberatan, tapi bagi pemula yang tak terbiasa dalam membunuh, hal seperti ini sama saja seperti pelecehan.

"Hey, Ars. Kau sudah bekerja dalam dunia ini selama 10 tahun. Apa kau ingat berapa banyak orang yang kau bunuh?" [Ayah/Genos]

"Tidak, Aku sudah lupa." [Ars]

Umurku masih 5 tahun saat pertama kali ku membunuh seseorang.

Targetku waktu itu adalah pendeta yang sangat waspada.

Dengan bersembunyi di panti asuhan tempat dia ditugaskan, Aku berhasil melaksanakan misi yang tadinya dianggap sangat sulit untuk dilakukan.

"Bangsawan, anggota kerajaan, demons, dan holy knights... Kau berhasil membunuh banyak makhluk selama 10 tahun terakhir. Yaah, beberapa tahun belakangan ini kau melakukan semuanya sendirian." [Ayah/Genos]

"Cukup basa-basinya, apa pekerjaanku selanjutnya?" [Ars]

Ini adalah kebiasaan ayahku yang lain saat mulai membicarakan sesuatu.

Aku sangat kaku dalam berbicara, jadi Aku ingin langsung membicarakan topik utama secepat mungkin.

"Tidak, sementara Aku takkan memberikanmu misi. Kau akan kukirim ke sekolah." [Ayah/Genos]

"...!?" [Ars]

Ayah mulai memberbicarakan hal aneh. Apa dia semabuk itu?

"Sekolah? Diriku?" [Ars]

"Iya, memangnya siapa lagi?" [Ayah/Genos]

"...mengapa?" [Ars]

"Lebih baik kau punya sebuah kualifikasi jika ingin hidup di dunia ini. Kepercayaan adalah prioritas dalam kehidupan para bangsawan. Asal kau tahu saja, bahkan Sajji sudah punya lisensi penyihir." [Ayah/Genos]

"..." [Ars]

Setelah mendengarnya, yang terpikirkan olehku adalah gambaran junior idiotku, yang membuat banyak kesalahan yang membuatnya terlihat seperti orang bodoh.

Andai ku tak tahu hal tersebut...

Kalau begitu, di mata para bangsawan, Sajji dapat lebih diandalkan daripada diriku.

"Dengar, Ars. Kuyakin kau juga sadar, tapi pekerjaan kita di balik bayangan sudah sangat berkurang. Sedikit demi sedikit, dunia akan mencapai perdamaian. Kalau sudah damai, penyihir tak berlisensi sepertimu pasti akan tersingkir, kau tahu?" [Ayah/Genos]

Ayah benar, beberapa tahun ini keamanan di Kota Gelap sudah sangat berkembang.

Kemungkinan ini semua adalah hasil dari keterlibatan 《Nameless》, semakin banyak orang yang takut diberantas oleh organisasi kami saat melakukan aktivitas ilegal.

Benar juga...

Karena sibuk, Aku jadi tak pernah memikirkannya, tapi tahun ini Aku berumur 15 tahun. Kebanyakan anak yang seumuran denganku sudah bersekolah sekarang.

"Bagaimana kalau Aku menolak?" [Ars]

"Maaf, tapi ini adalah perintah. Kau tidak punya hak untuk menolak." [Ayah/Genos]

"..." [Ars]

Jadi begitu.

Bagian tersulit saat menjadi anggota organisasi ini adalah Aku tidak bisa mengatakan 'TIDAK' apapun yang diperintahkan atasan.

"Jadi, sudah diputuskan. Ini, kubuatkan daftar sekolah yang sudah membuka pendaftaran, bahkan besok kau bisa langsung ke sana. Gunakan sebagai referensi." 

Tak kusangka, Aku akan bersekolah...

Mungkin ayah khawatir dengan masa depanku.

Memang kalau dunia sudah mencapai perdamaian, penyihir tak berlisensi sepertiku pasti takkan beruntung nanti...

Haah, hanya memikirkannya saja membuat kepalaku pusing.

====================

Sebelumnya | Daftar isi | Selanjutnya

Comments

Popular posts from this blog

"Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei" (The Irregular of the Royal Academy of Magic) terjemahan bahasa Indonesia.

  Oritsu Maho Gakuen no Saika-sei ~ Hinkon-gai (Suramu) Agari no Saikyo Maho-Shi, Kizoku-darake no Gakuen de Muso Suru ~ (The Irregular of the Royal Academy of Magic ~The Strongest Sorcerer From the Slums is Unrivaled in the School of Royals ~) RAW:  https://kakuyomu.jp/works/1177354055173714996 "Sihir." Sebuah misteri suci yang hanya dapat digunakan oleh mereka yang terpilih. Suatu hari, seorang anak dari daerah kumuh bernama Ars menyadari bahwa dia memiliki kekuatan untuk menggunakan sihir. Seorang penyihir bernama Genos Willzard mempelajari bakatnya dan membesarkannya, mengubahnya menjadi pembunuh terbesar. Suatu hari, Genos memberinya perintah: Untuk mendaftar di Akademi Sihir ...!? _______________________________________________ Rilisan terakhir 01 - Anak Terkutuk 02 - Keseharian Sebagai Penyihir Bayangan 03 - Buffalo   04- Saran dari Ayah   05 - Insiden di Gerbang Sekolah  06 - Pemanasan Sebelum Ujian   07 - Dua Gadis 08 - Meritokrasi Palsu 09 - Sihir...